Showing posts with label registrasi apoteker. Show all posts
Showing posts with label registrasi apoteker. Show all posts

Monday, September 19, 2011

Surat Bukti Lapor

2 comments
Waktu itu inget sih dutti bilang-bilang soal surat bukti lapor tapi ga tertarik untuk urus itu... duh, parah banget ya diriku. Lagi-lagi karena heboh STRA jadi deh bikin surat bukti lapor. 

Kemana bikin surat bukti lapor? ke Dinas Kesehatan (DinKes). Nah waktu itu salah dong.. datengnya ke DinKes kota Bandung.. jegeerrrrrr.... Harusnya ke DinKes Provinsi Jabar yang di Pasteur itu yang sekomplek ama BPOM.

Baiklah, ke sana deh jadinya.. lupa ke bagian apa.. bagian umum kalau ga salah mah.. hohohoho.. Berikut yang dibutuhkan untuk pengajuan surat bukti lapor:
  1. Formulir (dikasih di sana dan langsung aja isi di sana)
  2. Fotokopi ijazah Apoteker (bukan yang dilegalisir juga ga apa-apa)
  3. Fotokopi surat sumpah (bukan yang dilegalisir juga ga apa-apa)
  4. Pas Foto 4 x 6 berwarna
  5. hmm... satu lagi.. apa ya itu surat kom..kom apa.. (kata teteh-teteh di situ) ooo, Sertifikat Kompetensi (fotokopian juga), iya itu...sertifikat kompetensi.
  6. Fotokopi KTP (wah teh, fotokopi dimana? ada kok di sini.. tuh di depan.  KTP nya ada di satpam.. iya ga apa-apa, minta aja ke Satpam tukang fotokopiannya di luar kok deket meja satpam.)
  7. Rasanya diminta fotokopi ijazah Sarjana juga deh...
Pengurusan ini kira-kira 1 minggu saja.
Pas pulang tiba-tiba ada yang manggil.. eh si Jojo lagi KP di BPOM..

Dateng lagi deh minggu depannya ke DinKes Prov Jabar, terus jadi deh 1 lembar surat itu, disuruh fotokopi surat itu sebanyak yang diperlukan.. Setelah itu dicap semuanya, 1 lembar diminta sebagai arsip di sana.

Daftar jadi anggota IAI Jabar

2 comments
Beberapa hari yang lalu, dapet SMS dari IAI Jabar, katanya KTA (Kartu Tanda Anggota) nya udah jadi tinggal diambil :D. IAI itu kependekan dari Ikatan Apoteker Indonesia ya.. soalnya ada juga IAI satu lagi.. Ikatan Arsitek Indonesia.

Awalnya, agak-agak malas daftar ke IAI hehehe.. Ya ampun.. padahal ini adalah asosiasi profesi loh.. lembaga yang menaungi. Kenapa malas? karena saat ada pengarahan dari IAI waktu baru lulus itu loh.. kok rasanya tidak ada transparansi soal biaya registrasi (iuran anggota gitu deh). Apalagi waktu itu lagi sensi banget sama yang namanya uang.. Kan tau sendiri ujian apoteker itu ngeluarin banyak uang, acara pengarahan itu juga kan bayar.. jadi sensi deh waktu tau ada biaya registrasi (karena ga disinggung-singgung waktu pengarahan..)

Beberapa bulan lalu, saat heboh STRA, yah akhirnya daftar deh jadi anggota IAI Jabar.. hahahahha... Kenapa Jabar? karena lulusan PTF (Perguruan Tinggi Farmasi) yang adanya di Jabar tentu saja. 

Untuk menjadi anggota dan mendapatkan KTA, berkas-berkas yang dibutuhkan antara lain:
  1. KTP
  2. Pas foto 4 x 6 berwarna 2 lembar
  3. Alamat domisili di tempat praktik
  4. Ijazah Sarjana
  5. Ijazah Apoteker
  6. Surat Sumpah
  7. Surat bukti lapor / penempatan dari DinKes Jabar
  8. Lolos butuh dari IAI sebelumnya (lulusan PTF luar Jabar)
  9. Lolos butuh dari DinKes Provinsi sebelumnya (lulusan PTF luar Jabar)
  10. Bukti transfer registrasi anggota / kwitansi pembayaran (bisa langsung bayar di IAI Jabar-nya, Rp. 200.000,-)
Tidak lupa, selembar Materai Rp. 6.000,-. Waktu itu lagi heboh dan ga tau kudu kemana beli materai.. untungnya bisa beli di IAI Jabar-nya :P. Ada yang bilang, sebelum ke IAI Jabar lebih baik isi dulu formulir di website IAI Jabar (http://iaijabar.net) terus bawa deh hasil print-nya.. Karena lupa juga, jadi boro-boro ngisi formulir di website.. Formulirnya isi aja langsung di sekretariat IAI Jabar kok.

Waktu pertama kali dateng ke IAI ehhhh... belum punya surat bukti lapor.. jadi ke DinKes Provinsi Jabar dulu deh bikin surat bukti lapor.. Tapi pas balik lagi ke sana, ternyata surat bukti lapornya ga termasuk persyaratan (jadi waktu itu cuma diminta berkas No. 1-6), tapi udah bikin sekalian aja lah dikasih..

Oiya, waktu urus-urus KTA sama STRA ini dilayani dengan baik kok... soal sertifikat kompetensi yang ada salah ketik itu pun ga dipermasalahkan kaya gimana yang kudu sampe harus bayar lima ratus ribu itu.. Waktu itu kesalahannya cukup di-tip ex dan dikasih tanda tangan oleh pejabat yang berwenang (Bpk. Ali Mashuda, sekretaris IAI Jabar). Bapak itu juga menjawab pertanyaan seputar STRA dengan baik :D
Nah itu Bpk. Ali Mashuda
Urusan registrasi ini satu-satu lah diberesin.. biar cepet jadi apoteker terdaftar (registered pharmacist).

Lokasi IAI Jabar:
(alamat lengkapnya lupa.... hehehe)
di sebelah Melinda Hospital