Showing posts with label teknologi steril. Show all posts
Showing posts with label teknologi steril. Show all posts

Saturday, February 12, 2011

Syringe Filter Holder

4 comments
Berbagai Syringe Filter Holder

Syringe filter holder, sebuah alat penting yang membantu dalam proses penyaringan. Seperti namanya, alat ini adalah penahan syringe yang digunakan untuk menyaring yang di dalam alat ini dimasukkan membran yang akan adalah sang penyaring.

Dalam dunia kita ini, dunia farmasi maksudnya, syringe filter holder digunakan dalam:
  1. Menghilangkan partikulat dari sampel yang akan dianalisis dengan HPLC, GC, MS, NMR (juga dari sampel yang akan dianalisis dengan spektrofotometri UV-Vis jika sampel mengandung zat-zat yang tidak larut, contohnya di uji disolusi) atau  dari sediaan yang harus bebas partikulat. Karena tujuannya adalah menghilangkan partikulat  maka membran yang digunakan cukup membran partikulat 0,45µm. Kecuali ada alasan tertentu yang membuat penyaringan harus dilakukan dengan membran bakter 0,22µm.
  2. Mensterilisasi sediaan yang diharuskan steril tetapi tidak tahan lembab, panas, cahaya. Tentunya digunakan membran bakteri 0,22µm yang dapat menahan bakteri.
  3. -dll- aplikasi lain yang memungkinkan.
Nah,  yang perlu diingat saat menggunakan alat ini:
  1. Jangan salah menggunakan alat ini. Contohnya saat akan mensterilisasi sediaan, jangan mengambil sediaan ruah dengan syringe yang telah terpasang dengan syringe filter holder dan membran. Saat mengambil sediaan yang tidak steril tersebut, bagian membran yang akan kontak dengan filtrat menjadi tidak steril dong. Contoh lain yang serupa, saat mengambil sampel uji disolusi.
  2. Gunakan syringe filter holder yang tepat. Kenapa ada berbagai macam bahan penyusun syringe filter holder ini? Kenapa ada berbagai macam ukuran diameternya? Kalau tidak tersedia pilihan.. yahhh, terpaksa :P
  3. Pastikan menggunakan membran yang tepat. Membran partikulat atau membran bakteri?
  4. Pastikan menggunakan sisi membran yang tepat. Nah, bagian yang lebih kasar menghadap ke mana? Ke arah cairan yang akan difiltrasi atau ke filtrat?
  5. Pastikan posisi membran pada syringe filter holder tepat. Kadangkala pengguna tidak tahu cara memposisikan membran dalam syringe filter holder. Saya sendiri saja terkadang lupa... hehehe.. Berikut gambar posisi membran yang tepat.
    sumber: http://www.osmolabstore.com

    Jadi, membran itu harus berada di antara saringan dan cincin putih.
  6. Jangan lupa mensterilkan alat ini, untuk yang berhubungan dengan steril. Gunakan metode sterilisasi yang tepat. Syringe filter holder dari Sartorius itu autoclavble juga ada yang bisa dry heat (yang stainless steel).
  7. Jangan merusak alat ini.. hahahahaha.. mahal bow. Ada sih yang murah, stainless steel 13 mm buatan Cole-Palmer, di Amazon.com dihargai $2.5 saja.. tapi ongkos kirimnya??? Gasket,PTFE; for stainless steel syringe filter holder, 13 mm. Kalau di SAKURA sih ada, tapi yang 25 mm (yang di lab biasanya 13mm), disposable, harga Rp. 15000 saja.
  8. Jangan lupa dicuci yaa...Caranya?
    Bongkar.
    Perhatikan apakah ada luka.
    Bersihkan semua komponen dengan deterjen lab standar yang rendah alkali, non-abrasive.. hmmm.. ga punya kayanya.. hahaha.
    Bersihkan sambungan dengan sikat yang kaku.
    Cuci dengan air ledeng lalu terakhirnya dengan aquades atau aqua deion.
    Keringkan, jangan disimpan dalam keadaan basah.
  9. -dll- :P
Nah, karena ada yang tanya tentang beli syringe filter holder ini di mana, saya coba-coba ingat, dulu itu di kampus ada pameran dari Waters (supplier resminya di sini Kromtekindo) dan saya pernah tanya-tanya tentang syringe filter holder ini. Untuk yang stainless steel, 13 mm harganya dulu saja sudah 2,5 juta rupiah. Bisa juga coba tanya ke Laborindo.

Tadi saya sempat ke toko Sakura, di Bandung, saya lihat ada syringe filter holder dari polycarbonate keluaran Sartorius. Saya tanyakan yang 25 mm harganya Rp. 175.000.Mereka menjual yang 47 mm juga.

Untuk kontak sakura, bisa lewat Yahoo Messenger atau email mereka yang ada di website mereka. Untuk websitenya, http://www.tokosakura.com/

Sumber:
  1. GE Osmonics Labstore: GE Swinney, 13 mm Filter Holders
  2. Sartorius: Laboratory Product Catalogue, Total Laboratory Science Support 
  3. Sartorius Stedim Biotech:  Minisart® Syringe Filters Brochure  
  4. Sterlitech Corporation: Stainless Steel Syringe Filter Holders
  5. The Blog of Rosadora: Syringe Filter Holder
  6. Sartorius: Polycarbonate syringe filter holder, 25 mm 16517----------E


      Saturday, January 8, 2011

      Cara Penentuan Ukuran Partikel Menggunakan Mikroskop

      3 comments
      Untuk mengukur partikel yang tidak nampak secara visual, kita dapat menggunakan bantuan mikroskop. Selain mikroskop, perlengkapan penting yang harus disediaakan adalah lensa okuler dan kaca objek khusus yang namanya ocular and stage micrometer. Penggunaan alat ini pernah disinggung dalam kuliah Farmakognosi Analitik dalam topik mengukur ukuran serbuk. Namun yang akan saya tulis di sini adalah penggunaannya dalam evaluasi sediaan (sediaan dalam sistem terdispersi dan sediaan yang dipersyaratkan jumlah partikel dengan ukuran tertentu). Penentuan ukuran partikel ini digunakan dalam evaluasi sediaan dengan sistem terdispersi. Yang akan ditentukan adalah distribusi ukuran partikel dalam sediaan dispersi tersebut. Selain itu, juga untuk menentukan jumlah partikel dengan rentang ukuran tertentu pada salep mata. Untuk ulasan mengenai evaluasi distribusi ukuran partikel dan evaluasi jumlah partikel dalam salep mata bisa klik di sini.

      Pada lensa mikrometer okuler (ocular micrometer) terdapat garis-garis yang diberi angka (ukuran), maksudnya seperti gambar berikut:
      Pada mikrometer kaca objek (stage micrometer) terdapat garis-garis dengan panjang total dari garis pertama hingga garis terakhir adalah 0.01 mm = 10 μm. Gambarnya sebagai berikut:



      Fungsi dari mikrometer kaca objek adalah sebagai pemberi ukuran standar. Pada kaca tersebut terdapat garis-garis skala dengan ukuran tertentu. Agar saat pengamatan, agar dapat ukuran partikel dapat diukur saat diamati, maka perlu dilakukan terlebih dahulu kalibrasi garis pada mikrometer okuler terhadap ukuran standar.


      Kalibrasi dilakukan dengan menhitung jumlah garis yang berhimpit. Pada contoh gambar di atas, jumlah total garis pada mikrometer okuler (eyepiece lines, disebut X) adalah dari 21 hingga 59 atau 38 garis skala. Jarak garis pertama hingga garis akhir pada kaca mikrometer objek (calibration slide lines, disebut Y) adalah 10 garis skala. Dengan begitu, dapat dikatakan:
      38 skala pada mikrometer okuler ~ 10 garis skala kaca mikrometer objek.
      1 skala pada mikrometer okuler ~ (10/38) x 10μm = 2.63 μm

      1 skala pada mikrometer okuler = (Y/X) x 10 μm


      Prosedur pengukuran ukuran partikel:
      1. Siapkan mikroskop, pasang mikrometer okuler dan mikrometer kaca objek pada tempatnya.
      2. Lakukan kalibrasi mikrometer okuler terhadap mikrometer objek dengan perbesaran yang akan digunakan (jika beberapa perbesaran yang digunakan, kalibrasikan pada seluruh perbesaran yang digunakan). Pada tahap ini, putar mikrometer okuler dan geser posisi mikrometer kaca objek hingga didapatkan posisi yang berhimpit antara garis-garis pada mikrometer okuler dan mikrometer kaca objek. Tentukan berapa garis pada mikrometer okuler yang berhimpit (superimpose) dengan garis pada mikrometer kaca objek. Disarankan untuk menggunakan garis awal dan garis akhir terhimpit dengan jarak yang paling jauh untuk mengurangi kesalahan.
      3. Siapkan sampel pada kaca objek yang lain. Jangan gunakan di mikrometer kaca objek, toh fungsi dari mikrometer kaca objek itu hanya untuk kalibrasi saja, lagipula saat diberi sampel garis-garis pada mikrometer kaca objek akan tertutup sampel.. apalah bedanya dengan kaca objek biasa jadinya? Terlebih lagi mengingat harga mikrometer kaca objek yang pasti tidak murah.
      4. Lepas mikrometer kaca objek, hati-hati jangan mengubah tinggi tabung mikroskop.
      5. Tempatkan kaca objek yang sudah berisi dengan sampel pada tempatnya.
      6. Silakan cari partikel yang akan diukur, ukur ukuran partikel dengan skala pada mikrometer okuler.
      7. Hitung ukuran sesungguhnya partikel yang diukur.

      Sumber isi dan gambar:
      1. Biology Program Iowa State University: "Lab Topic 2: Technique in Microscopy"
      2. Gustavus Adolphus College: "Exercise 1.3 - Measurements: Ocular and Stage Micrometers"
      3. LabShop.com - Affordable Lab Shop
      4. Mr. Damon: "Laboratory Investigation: The Micrometer Eyepiece"
      5. MxRady Lab Solutions Pvt.Ltd.
      6. Shibuya Optical Co., Ltd. : Objective Micrometer
      7. The blog of rosadora: Distribusi Ukuran Partikel


      Note ini dibuat mengingat saat ujian apoteker, seluruh peserta tidak tahu cara menggunakan alat tersebut dan mendapat arahan yang salah. Semoga apa yang ditulis di sini benar, sehingga saya tidak memberi arahan yang salah.

      :)